Polsek Kebayoran Lama Ungkap Narkoba, ini Sejarah Terbesar Jajaran Polres Jaksel

Reportase.tv, Jakarta – Peredaran narkoba tak pernah putus dari mulai kalangan pelajar hingga menyentuh kalangan artis.

Para pegak hukum pun tak pernah berhenti untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut. Kali ini Polsek Kebayoran Lama mengungkap sindikat peredaran Narkoba lintas daerah yang sudah lama menjadi target operandi.

Pelaku B-M 32 tahun yang hendak mengambil barang di pool BUS antar Kota antar Provinsi di Jalan Martadinata Ciputat,  Kota Tangerang Selatan akhirnya dapat dibekuk. Barang bukti sabu seberat  5,2kg dapat diamankan petugas.

Dalam sejarah jajaran Polres Metro Jakarta Selatan baru kali pertama menangkap peredaran sabu yang terbilang besar diwilayahnya.

“Anggota kami tak kenal lelah dalam mengungkap peredaran narkoba yang selama ini menjadi musuh bersama. Tim terus memburu tersangka lain yang masih menjadi target kami. Karena ini merupakan pengedar paling besar dalam sejarah di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan,” ujar Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Indra Ranudikarta, Minggu (12/01/20).

Sementara T-M pelaku yang menyuruh B-M dengan imbalan 5 juta rupiah masih dalam pengejaran petugas.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama, penangkapan terhadap B-H hasil dari surveilans atau pengintaian yang dilakukan anggota Polsek Kebayoran Lama setelah mendapat informasi akan ada terjadi transaksi.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa untuk  Polsek Kebayoran Lama, Karena selama ini Polsek baru satu kali ini bisa ungkap sabu 5,2 kg,” kata Bastoni.

Lebih lanjut, kasus ini diawali bulan Desember reskrim Polsek Kebayoran Lama mendapatkan informasi bahwa akan ada terjadi transaksi sabu. Kemudian informasi tersebut didalami sehingga pada tanggal 6 Januari hari senin, anggota reskrim melakukan pengintaian.

“Pelaku ini yang berinisial BM diikuti dari Jakarta Barat Sampai ke pool BUS Rosalia Indah Ciputat  hingga anggota menangkap pelaku yang membawa tas,” lanjutnya.