Prabowo Sebut Jokowi Selalu Mementingkan Rakyat Sebelum Mengambil Keputusan

Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (foto: Instagram)

Reportase.tv, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai, apa yang diputuskan Presiden Joko Widodo memprioritaskan kepentingan rakyat. Hal tersebut baru diketahuinya secara langsung saat dirinya menjadi bagian dari pemerintahan.

“Saya bersaksi bahwa beliau (Jokowi) terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Saya melihat dari dekat cara-cara pengambilan keputusan beliau, dan selalu yang menjadi dasar pemikiran beliau adalah keselamatan rakyat yang paling miskin,” ujar Prabowo dalam akun Twitter pribadinya.

Sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra, Prabowo mengajak seluruh kadernya untuk mendukung pemerintah. Selain itu, ia juga meminta semua pihak bersatu untuk menghadapi pandemi corona di Indonesia.

Untuk itu, sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra, Prabowo meminta seluruh kader Partai untuk percaya kepada pemerintah. Ia mengatakan bahwa Pemerintah tidak akan mungkin mengambil keputusan yang merugikan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.

“Ini suatu virus yang cukup membahayakan apabila kita sembrono. Dalam keadaan merisaukan ini, justru dibutuhkan semangat, ketegaran, keberanian, dan yang paling utama adalah rasa persaudaraan, rasa persatuan, kita harus kompak” tegasnya.

Menurut Prabowo, ini adalah saatnya untuk saling mendukung dan menguatkan, bukan justru saling menyalahkan. Saling mengingatkan juga diperlukan, agar tidak terjadi kesalahan.

“Justru di saat ini kita harus saling mengisi kekurangan kita masing-masing, kita harus saling memperbaiki kalau ada di antara kita yang kurang atau salah. Bukan kita caci maki, bukan kita marah-marah, bukan kita mengejek,” katanya.

Menteri Pertahanan ini juga menyebut, ia memutuskan bergabung ke pemerintahan juga karena mementingkan persatuan. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak mengesampingkan ego masing-masing.

“Saya tidak mau merupakan bagian daripada perpecahan itu berapa pun ongkos yang harus kita bayar. Betapa pun sedihnya perasaan kita harus kita kesampingkan demi kepentingan yang lebih besar,” pungkasnya.