Presiden Sebut Angka Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Masih Termasuk Tinggi

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (foto: Instagram)

Reportase.tv, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebut, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dibanding rata-rata dunia. Hal tersebut yang menjadi pekerjaan rumah (PR) yang masih harus ditekan.

“Kita (kasus kematian akibat Covid-19) di atas rata-rata dunia adalah angka kematian, atau kasus meninggal di angka 3,3 persen,” ujar Jokowi, Senin (2/10).

Rata-rata kematian akibat Covid-19 di dunia, sambung Jokowi, berada di angka 2,5 persen. Sedangkan di Indonesia lebih tinggi dari angka tersebut.

“Ini yang patut jadi perhatian kita semua dan berkaitan dengan Covid. Hati-hati, jadi perhatian kita semua,” katanya.

Meskipun demikian, kata Jokowi, perkembangan kasus aktif Covid-19 di Indonesia mulai menunjukkan progres yang positif. Kasus positif Covid-19 di Indonesia lebih kecil dibanding rata-rata dunia

“Kita memiliki kasus aktif sebesar 13,78 persen, rata-rata dunia kasus aktifnya 25, 22 persen. Ini yang terus harus ditekan sehingga angka 13,78 persen ini bisa kita perkecil lagi,” paparnya.

Lebih jauh Jokowi juga menjelaskan, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia cukup tinggi. Meskipun demikian, hal tersebut harus dapat terus diperbaiki lagi.

“Tingkat kesembuhan Indonesia berada di angka 82,84 persen. Rata-rata dunia 72 persen di angka kesembuhan kita juga lebih baik tapi ini harus diperbaiki lagi,” pungkasnya.