Rakerwil Pertama, Perempuan Tani Jatim Ingin Digitalisasi Sumber Daya Hayati

Reportase.tv Surabaya – Bertempat di Sridjaya Building, Dewan Perwakilan Propinsi Perempuan Tani HKTI Jatim, menyelenggarakan rapat kerja wilayah untuk pertama kalinya. Acara yang berlangsung guyub pada Jum’at (13/12) lalu, dihadiri 26 pengurus dari total 36 pengurus.

“Yang berhalangan sudah menyampaikan izin kepada ketua dan sekretaris wilayah,” jelas Indah Muhaimi, wakil sekretaris.

Rapat kerja yang dipandu oleh Asrillia Kurniati, sekretaris wilayah yang juga istri Bambang Haryo, berhasil menyerap aspirasi segenap pengurus yang hadir. “Semua bidang menyampaikan program masing-masing dan langsung kita bahas dan disepakati bersama,” tuturnya.

Lia Istifhama, selaku ketua Jatim, menyampaikan aspirasi kepada segenap jajarannya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur teman-teman hadir dan sama-sama bersepakat untuk urun rembuk agar perempuan tani bisa sumbangsih pada kemajuan pertanian di Jatim. Salah satu poin penting adalah adanya digitalisasi sumber daya hayati. Hal ini sesuai semangat revolusi industri 4.0. Kalau dari bidang pemberdayaan pertanian yang diketuai Bu Astutik, istilahnya adalah Petani Gold. Yaitu petani go digitalisasi. Namun kami berharap ini bukan hanya pertanian, tapi semua aspek sumber daya hayati, yaitu perkebunan, perikanan, dan peternakan”, jelasnya.

Acara Rakerwil juga dihadiri oleh dewan pimpinan pusat, yaitu Sri Setyo Pertiwi dan istri bupati Bangkalan, Zaenab Zuraidah Ra Latif. (Sfy)