Rayakan HUT RI ke-76 dan Resmikan Masjid, Warga Probolinggo Undang Yatim Piatu Perlakukan Istimewa

Perayaan HUT RI ke-76 yang dibarengi persemian masjid dengan mengundang dan menyantuni anak yatim piatu di Kanigaran Probolinggo
Perayaan HUT RI ke-76 yang dibarengi persemian masjid dengan mengundang dan menyantuni anak yatim piatu di Kanigaran Probolinggo

Reportase.tv Probolinggo – Suasana bahagia dan haru terlihat saat sejumlah warga memberikan perlakuan istimewa terhadap ratusan anak yatim piatu di Kota Probolinggo, Selasa 24/08/2021.

Selain melepaskan ratusan balon merah putih, ratusan anak yatim-piatu tersebut juga mendapatkan santunan dari warga setempat.

Sebanyak 100 anak yatim tersebut diundang secara khusus dalam peresmian sebuah masjid yang dibangun oleh warga RT. 06/ RW. 03, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Perlakuan istimewa terlihat saat ratusan anak yatim piatu itu didudukan berjejer disepanjang jalan menuju masjid, lalu pihak panitia membagikan sejumlah balon berwarna merah putih untuk dilepaskan secara bersamaan.

Dengan aba-aba dari pantia, secara bersamaan balon-balon merah putih tersebut dilepaskan ke udara. Selanjutnya suasana haru dan bahagia terjadi saat sejumlah warga memberikan santunan secara bergantian kepada anak yatim.

Seperti yang dilakukan salah seorang warga bernama Nur Rosyid saat memberikan santunan, dia malah menciumi tangan para anak yatim piatu itu usai memberi santuan.

Hal tersebut dilakukannya lantaran itu adalah bentuk penghormatannya terhadap mereka yang telah menjadi yatim piatu,”saya sangat bahagia dapat menciumi tangan mereka, karena inilah bentuk kasih sayang kami untuk mereka yang telah ditinggalkan oleh ayah atau ibu mereka,” ujar Nur Rosyid.

Hal serupa juga terlihat saat ketua panitia, Musta’in saat memberikan santunan, dia menangis saat memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

“Saya sangat terharu saat melihat ratusan anak- anak yatim piatu yang kami santuni, yang mana seharusnya mendapatkan kasih sayang oleh ayah dan ibunya. Namun tidak bagi mereka yang mana ayah dan ibu nya telah dipanggil oleh Allah SWT,” ujar Mustain.

Sementara itu, Dedik Riyawan, selaku seksi acara menambahkan, ini merupakan bentuk kekompakan masyarakat kami dalam kepedualian terhadap sesama terutama bagi mereka anak yatim-piatu.

“Semoga tahun-tahun berikutnya kegiatan ini terus berlanjut untuk menjaga silaturrahmi terhadap warga dan yatim-piatu,” pungkas Dedik (Phan)