Refleksi Dua Tahun Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Alun-alun Kota Probolinggo Resmi di Buka Kembali

probolinggo
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin Potong Tumpeng.

Reportase.TV- Probolonggo, Walau ditengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Probolinggo yang di Pimpin Hadi Zainal Abidin, sebagai Wali Kota Probolinggo, memasuki tahun Ke 2 ini secara perlahan sedikit demi sedikit pembangunan Kota Probolinggo semakin terwujud. Salah satunya Alun-alun Kota Probolinggo, pada Minggu (31/1/21) pagi, kembali dibuka. Walau dalam beberapa waktu sempat terbengkalai di saat dalam tahap rehab.

Peresmian dibukanya kembali taman kota itu dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, diikuti oleh Pejabat dilingkungan Pemkot Probolinggo, serta Forkopimda Kota Probolinggo, dengan melakukan pemotongan pita dan dilanjut tasyakuran.

Habib Hadi (panggilan akrabnya) berpesan, walau telah resmi dibuka, tetapi masyarakat jangan senang dulu, karena apabila masyarakat yang beraktivitas di Alun-alun tidak mematuhi kesehatan (prokes) maka tempat yang jadi jujugan banyak orang ini bakal ditutup.

“Saya memahami banyak masyarakat yang menanti-nanti dibukanya Alun-alun ini. Akhirnya di tahun 2021, tepat di dua tahun refleksi kepemimpinan saya, Alun-alun kembali dibuka,” ujar Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya.

Alun-alun merupakan ikon yang dimiliki setiap daerah, untuk itu keberadaannya selalu menjadi perhatian masyarakat. Sebab di wilayah Alun-alun identik dengan wajah kota sekaligus pusat perekonomian, dimana banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) atau tempat kuliner berada di kawasan Alun-alun, termasuk di Kota Probolinggo.

“Tentunya pesan saya, tetap harus mengedepankan protokol kesehatan, hindari kerumunan-kerumunan. Apabila masih terjadi pemerintah harus tegas menutup kembali. Jadilah masyarakat yang peduli, disiplin karena situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid 19,”’ pesan Habib Hadi.

“Mau ke Alun-alun beraktivitas protokol kesehatan harus dilaksanakan, jika terjadi kerumunan akan ditutup kembali bukan karena Alun-alun belum selesai dibangun tetapi untuk menghindari kerumunan. Supaya tidak ditutup ayo saling menjaga, ayo saling disiplin,” tambahnya.

Wali kota menjelaskan, selama ini ada tahapan dalam pembangunan Alun-alun yang diawali dengan revitalisasi di bagian dalamnya. Tahun 2021 masih ada pembangunan kembali hingga nantinya Alun-alun akan lebih indah sehingga wisatawan yang turun dari stasiun atau kapal pesiar melewati Alun-alun akan senang dan terkesan.

Untuk itu, masyarakat diminta jangan membuang sampah sembarangan, jangan merusak wajah Alun-alun. “Dan yang pesan penting lainnya, jangan sampai Alun-alun menjadi tempat yang mencoreng nama Kota Probolinggo,” tutur mantan anggota DPR RI ini.

Sementara itu, untuk menindaklanjuti pembukaan Alun-alun Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Efendi akan mensiagakan sebanyak 4 personil yang terdiri dari Satpol PP dan TNI dimulai hari ini (31/01/21) pada pukul 15.00 sampai 21.00. Diketahhui, Kota Probolinggo mendapat bantuan 20 personil dari Yonkav Sidoarjo selama 10 hari ke depan untuk mendukung operasi yustisi.

“Kami setuju dengan pak wali, untuk memberi kelonggaran ruang publik. Tinggal kita lihat kondisi kedewasaan masyarakat setelah diberi kelonggaran seperti ini. Nantinya, masyarakat yang berolahraga diperbolehkan di Alun-alun tetapi jika berkerumun sekadar duduk-duduk dalam jumlah banyak maka akan kami tertibkan,” terang Agus Efendi. (Adv)