Rektor UMP Mendapatkan SK Menteri Ristekdikti Pembukaan Program Studi Baru

Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr Anjar Nugroho menerima surat keputusan (SK) (Foto : Kus)

Reporatse.tv Purwokerto – Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr Anjar Nugroho menerima surat keputusan (SK) pembukaan Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Program Sarjana Terapan dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto, di Ruang Sidang lt. 2 Gedung Puat UMP, Senin (24/6).

Surat ketuputusan yang diserahkan oleh Kepala LL Dikti Wilayah VI merupakan SK Menteri Ristekdikti Nomor 399/KPT/1/2019 tentang izin Pembukaan Prodi Manajemen Informasi Kesehatan Sarjana Terapan.

Dalam sambutannya, Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengucapkan rasa syukur atas penambahan program studi baru ini. Ia menyampaikan UMP adalah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang paling banyak memiliki Program Studi dalam bidang Ilmu Kesehatan.

“Diantara PTM yang lain, UMP sebagai PTM yang paling banyak memiliki Program Studi dalam bidang Ilmu kesehatan. Sedikitnya kita telah memiliki 15 prodi (di bidang ilmu kesehatan), seperti kedokteran, farmasi dan lain sebagainya itu,” ungkapnya.

Menurut Rektor, khusus untuk prodi Manajemen Informasi Kesehatan ini adalah yang pertama kali dan satu-satunya di Jawa Tengah. “Mudah-mudahan dengan itu, program ini insya Allah sangat menjanjikan,” ungkapnya.

Menurutnya peluang tenaga kesehatan dimasyarakat sangatlah besar, sementara program studi yang ada di Indonesia masih sangat minim. “Jadi seperti yang disampaikan oleh Prof DYP ini adalah yang pertama di Jawa Tengah, berarti memang prodi ini sangat langka,” ungkapnya.

Penerimaan mahasiswa baru akan dilaksanakan pada tahun akademik “Mulai tahun akademik ini kita akan menerima. Insya Allah nanti efektif penerimaan dimulai 1 September 2019,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala LL Dikti Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto saat ditemui seusai acara mengungkapkan, perkembangan perguruan tinggi salah satunya ditandai dengan berkembangnya jumlah prodi baru. “Oleh karena itu, pemerintah telah memfasilitasi proses pengusulan prodi baru dengan mekanisme yang lebih jelas, dan durasi waktu yang lebih singkat,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Prof. DYP mengucapkan selamat kepada UMP atas penambahan program studi baru ini. ia menyampaikan rasa bangga terhadap UMP yang berkembang semakin pesat.

Prodi D-4 Manajemen Informasi Kesehatan yang ada di bawah Fakultas Ilmu Kesehatan UMP merupakn satu-satunya Prodi di lingkungan perguruan tinggi swasta maupun negeri di Jawa Tengah.

“Dibutuhkannya prodi tersebut karena kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (tgr) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) akan membangun Coconut Research Center dikompleks kampus 1. Peletakan batu pertama pembangunan pusat penelitian klapa ini, dilakukan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto, Senin (24/6).

Menurut rencana, pembangunan Coconut Research Center ini dibangun di areal sekitar 5 hektar, sebagian digunakan bangunan asrama dan sebagian lagi digunakan kebun kelapa kopyor hasil dari penelitian Sisunandar, Ph.D.

“Ada berbagai macam variditas kelapa yang dikembangkan. Kedepan direncanakan juga ada pusat penelitian durian dari dosen UMP. Pengelolaan dan pemanfaatan, nantinya akan dilakukan bersama-sama antara UMP dengan Cirad – France & University of Queensland Australia,” jelas Rektor UMP Dr Anjar Nugroho.

Menurutnya, ini bagian dari upaya membuat UMP menjadi unggulan. “Kita punya penelitinya dan sudah punya produk penelitian yang sudah diakui, tinggal kemudian kita memberi fasilitas atau memfasilitasi sehingga apa yang dilakukan oleh para peneliti di UMP, seperti apa yang hal dilakukan oleh Sisunandar terfasilitasi dengan baik, sehingga proyek-proyek penelitian tidak hanya sekedar pokok penelitian yang hanya selesai di laboratorium tapi kemudian dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya. 

Lebih lanjut Rektor mengatakan proyek ini merupakan bagian dari ikhtiar agar UMP lebih menampakkan keunggulannya dan sekaligus kelapa kopyor ini memang diupayakan betul agar membantu problem pertanian di Indonesia.

Ketua LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto dalam kesempatan ini mengungkapkan, LLDIKTI sangat mendukung untuk pendirian Coconut Research Central yang dilakukan oleh UMP.

Menurutnya ini menjadi cita-cita besar yang diwujudkan bersama. “Menurut saya ini sangat realistis karena sudah dimulai kerja keras luar biasa oleh Pak Nandar mulai dari studi, kerja sama sampai terbukti, ini bukan untuk kepentingan pribadi, namun sangat membanggakan sangat kontributif, karyanya jelas, hilirisasinya jelas, sampai ke tahap komersial bahkan penggagasnya juga sampai jenjang akademik Profesor,”pungkasnya. (Kusworo)