Sabu Kemasan Kopi Aceh Disita Polisi

 

Reportase.tv Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mengungkap jaringan peredaran narkoba jaringan internasional dari Malaysia, Lampung, Jakarta, Medan dan Aceh.

Dalam penangkapan itu, petugas menangkap empat orang tersangka yang berdomisili di Provinsi Lampung bernama Pran Antoniri (PA), Pandu Apriansyah (PA), Al Ari Fubillah (AAF), dan Feriyadi (FI).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, Sabtu (18/4), mengatakan terungkapnya kasus peredaran narkoba jaringan internasional atas laporan masyarakat bahwa ada empat orang lelaki dari Provinsi Lampung membawa narkotika jenis sabu dengan mengendarai mobil Toyota Fortuner Nopol B 1467 NLS melintas di Jalan Medan-Banda Aceh, tepat di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

“Menerima laporan personil Unit Subdit II Dit Res Narkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap empat orang tersangka Pran Antoniri (PA), Pandu Apriansyah (PA), Al Ari Fubillah (AAF), dan Feriyadi (FI), saat berada di warung,” katanya didamping Dir Res Narkoba Kombes Pol Robert Da Costa dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Dalam penangkapan itu, Martuani menyebutkan petugas menyita barang bukti sabu seberat 4 kg yang dikemas dalam kemasan bubuk kopi.

“Terhadap tersangka Feriyadi terpaksa diberikan tindakan tegas terukur hingga meninggal dunia karena berusaha melawan dan melarikan diri saat ditangkap,” sebutnya.

Martuani menambahkan, barang bukti sabu yang disita dari para tersangka nantinya akan diedarkan di Jakarta. Diduga barang haram ini berasa dari Malaysia.

“Untuk jenazah Feriyadi sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Sedangka tiga tersangka lainnya telah diamankan di sel tahanan Dit Res Narkoba Polda Sumut,” terangnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ke tiga tersangka dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman mati,” pungkasnya.(Re)