Safari Ramadhan Kapolri dan Panglima TNI di Medan

Reportase.tv, Medan- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian melaksanakan rangkaian safari ramadan di Kota Medan.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak seluruh masyarakat Indonesia di bulan Ramadan 1440 Hijriah dijadikan sebagai momentum untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Meski baru dihadapi dengan perbedaan, usai melaksanakan pesta demokrasi Pemilu 2019.

“Semoga berkah Ramadan ini, memperkuat kebangsaan kita. Semoga ibadah puasa sesama anak bangsa saling memanfaatkan dan kembali merajuk silaturahmi, yang sedikit renggang akibat perbedaan.‎ Semoga Allah SWT memberikan memberikan perdamaian kepada bangsa Indonesia dan bulan Ramadan sebagai Pemersatu kita,” kata Panglima TNI saat menggelar Buka Puasa Bersama ‎di Lapangan Lanud Soewondo di Medan, Selasa (14/5) malam.

Selain itu, Jadi juga mengucapkan terima kasih‎ kepada seluruh pajurit TNI/Polri atas terlaksananya Pileg dan Pilpres yang telah berlangsung pada 17 April 2019 kemarin‎, yang secara pelaksanaan berlangsung dengan aman, sukses dan demokratis.

“Namun, tahapan pemilu belum selesai. Saat ini, kita masuk pada tahapan penghitungan suara. Kemudian, pada 22 Mei 2019, secara resmi diumumkan oleh KPU. Mari lah, kita menjaga perdamaian dan kesejukan,” ucapnya.

Hadi menuturkan bahwa ‎di Bulan Ramadan ini, Indonesia masih dihadapi dengan tahapan penghitungan suara. Namun, juga masih merasakan dimanika politik yang masih menghangat. Dampaknya, tentunya sangat dirasakan. Telah mempengaruhi bermasyarakat dan bernegara.

“Mari kita renungkan tentang pentingnya silaturahmi demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, yang sama-sama kita cintai. Mengingat saat ini kita masih menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.

Menurut Jenderal Bintang Empat tersebut Sumatera Utara dan Kota Medan merupakan barometer kestabilan keamanan Indonesia wilayah bagian barat. Oleh karena itu, TNI/Polri harus ekstra ketat waspada dan bijak setiap menyikapi perkembangan masa pemilu.

“Perbedaan pemilu, jangan lah menjadi perpecahan sesama anak bangsa. Perbedaan dan keragaman kita miliki sebagai saling mengisi dan melengkapi. Hal ini, sudah dirumuskan oleh pendahulu bangsa kita. Menetapkan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan bagi kita semua,” pungkas Hadi.

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri tersebut juga disambut Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Danlantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djohn Amarul S AB, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poktje Lengkey, para PJU Kodam I/BB, Lantamal I, Kosekhanudnas III, dan Polda Sumut, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, dan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.(Re)

Editor : Erlangga