Sambut Adaptasi Kebiasaan Baru di Banjarnegara, Masyarakat Diminta Lebih Displin Patuhi Protokol Kesehatan

Bapati Banjarnegara Budhi Sarwono.(foto/m.anhar)

Reportase.tv.Banjarnegara-Menyambut adaptasi kebiasan baru, masyarakat di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah diminta untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sebab adaptasi kebiasaan baru di Banjarnegara yang akan dimulai pada 1 Agustus bukan berarti akan membebaskan masyarakat dari aturan protokol kesehatan, namun  justru harus lebih disiplin dan lebih memahami perilaku yang harus dilakukan di masa pandemi corona.

Masyarakat diminta untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menghindari kerumunan,memakai masker, mencuci tangan dengan sabun.

Masyarakat juga diminta tidak batuk dan bersih sembarangan dan jangan meludah sembarangan.

“Jika kita disiplin menerapkan adaptasi kebiasaan baru, Insyaallah Banjarnegara bisa kembali ke zona hijau,” kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat konferensi pers perkembangan covid -19 di Kabupaten Banjarnegara Jum’at malam (24/7/2020).

Budhi menambahkan, kasus Covid-19 masih terus bertambah, pada Jum’at (24/7/2020) kasus Covid-19 di Kabupaten Banjarnegara kembali bertambah 8 orang, setelah hasil SWAB tes yang dilakukan oleh dinas kesehatan Banjarnegara didapatkan 8 orang dengan hasil SWAB tes positif terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara berdasarkan hasil SWAB tes terbaru terhadap pasien dengan Rapid tes reaktif, didapatkan 3 orang dengan hasil SWAB tes negatif Covid-19. Sehingga dengan penambahan tersebut total pasien yang terkonfirmasi positif corona di Banjarnegara menjadi 96 kasus.

Dari jumlah tersebut, 64 orang dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dunia dan 30 orang masih dalam perawatan.

“Pasien tersebut selanjunta akan mendapat perawatan khusus, dan akan dilakukan SWAB evaluasi sampai dinyatakan sembuh,” lanjutnya.

Sementara berdasarkan hasil Rapid Tes di sejumlah rumah sakit di Banjarnegara didapatkan 3 orang dengan Rapid Tes Reaktif, sehingga jumlah orang dengan Rapid tes positif berjumlah 5 orang. “Saat ini mereka sedang menungga uji SWAB,” tambahnya.

 

Pemkab Banjarnegara masih akan melakukan uji SWAB terhadap populasi masyarakat yang berpotensi tertular virus corona. Tracking juga akan terus dilakukan terhadap keluarga atau kontak erat pasien yang terkonfirmasi positif corona.<ahr>