Sastrawan Besar Indonesia Sapardi Djoko Damono Tutup Usia

Sastrawan Sapardi Djoko Damono (foto: Instagram)

Reportase.tv, Jakarta – Sastrawan besar Sapardi Djoko Damono tutup usia di Eka Hospital, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/7).

Kabar meninggalnya Sadardi dibenarkan oleh Kepala Biro Humas dan Kantor Informasi Publik Universitas Indonesia (UI), Amelita Lusia. Almarhum tutup usia sekitar pukul 09.17 WIB.

“Iya benar (Sapardi Djoko Damono meninggal),” ujar Amelita saat dikonfirmasi.

Pria kelahiran Surakarta, 20 Maret 1940 tersebut menghembuskan napas terakhirnya pada usia 80 tahun. Selama hidupnya, pria yang biasa disapa Eyang Sapardi ini pernah menuliskan sejumlah karya fenomenal.

Beberapa karya Sapardi yang mengabadi ialah “Hujan di Bulan Juni”, “Aku Ingin”, dan “Yang Fana Adalah Waktu”.

Mantan dosen Fakultas Sastra Universitas Indonesia meninggal dunia akibat penurunan fungsi organ.

Sejumlah tokoh turut mengucapkan turut mengucapkan bela sungkawa atas kepergian sang maestro. Salah satunya adalah satrawan Joko Pinurbo.

“Selamat jalan, Pak,” tulis Jokpin dalam unggahan Instagram miliknya.