Satpol Grebeg Rumah Prostitusi di Banjarnegara, Ada 4 Lansia Yang Diamankan

Satpol PP Banjarnegara menggrebeg rumah untuk prostitusi.(foto/ahr)

Reportase.tv,Banjarnegara –Satuan Polisi  Pamong Praja (Satpol PP)  Kabupaten Banjarnegara mengamankan 9 orang yang sebagian lansia dalam penggrebegan di dua rumah warga yang dijadikan tempat praktik prostitusi.

Penyidik Satpol PP Banjarnegara Sugeng Supriyadhi kepada media mengatakan rumah pertama yang digerebek petugas berada di tengah sawah, di wilayah Kota Banjarnegara.

Saat petugas datang di rumah milik inisial S yang berada di wilayah kota Banjarnegara itu, ada yang sempat lari meski akhirnya bisa ditangkap.

Selain di wilayah kota Banjarnegara, petugas juga melakukan penggrebegan rumah yang digunakan untuk praktik prostitusi berada di salah satu desa di Kecamatan Bawang.(foto/ahr)

“Saat petugas mendatangi rumah tersebut, ada enam orang, dua perempuan dan laki-lakinya ada empat orang yang sebagian besar lansia, mereka menyewa kamar untuk prostitusi itu sebesar Rp 20 ribu,” kata Sugeng.

Sugeng menambahkan, saat petugas  datang, didapati dua orang di dalam kamar, laki-laki perempuan. Yang lain sedang antre menunggu giliran kamar. Dan ada juga yang sedang beraktivitas di dalam kamar.

“Kata pemilik rumah, biasanya yang mangkal ada enam. Tapi hari ini yang kedapatan ada dua orang. Yang empat tidak datang,” lanjutnya.

 

Petugas Satpol mengamankan 6 orang, 4 orang diantaranya lansia.(foto/ahr)

Selain di wilayah kota Banjarnegara, petugas juga melakukan penggrebegan rumah yang digunakan untuk praktik prostitusi berada di salah satu desa di Kecamatan Bawang. Dari tempat tersebut, petugas Satpol PP mengamankan 2 orang yang didapati tengah berduaan di dalam kamar.

Di lokasi tersebut petugas mengamankan 3 orang. Dua orang didapati sedang  berada sedang di kamar dan satunya lagi sedang menunggu tamu. “Di rumah ini sewa kamarnya Rp 50 ribu,” lanjutnya.

Tepisah Kepala Satpol PP Banjarnegara Esti Widodo mengatakan, penggrebegan rumah prostitusi ini dilakukan berdasarkan laporan dari warga. Mengingat sejauh ini dianggap sudah meresahkan warga sekitar.

“Kami mendapat laporan dari warga yang resah dengan keberadaan rumah tersebut, selanjutnya kami akan melakukan pembinaan terhadap pemilik rumah dan orang –orang yang kami amankan,” katanya kepada media Selasa (21/9/2021).