Satpol PP Banjarnegara Sita Ribuan Miras dari Bungker Toko Makanan

Anggota Satpol PP menyita ribuan miras dari bungker sebuah toko makanan,(foto/doc).

Reportase.tv, Banjarnegara – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarnegara , Jawa Tengah, menyita ribuan botol miras di sebuah toko di pusat kota Banjarnegara.

Toko makanan dan foto copyan tersebut menjadikan temat usahanya tu sebagai kedok untuk menjual berbagai macam merek minuman keras.

Penjual minuman keras atau miras berkedok warung fotokopian terungkap aparat Satpol PP Banjarnegara, Jumat (12/6/2020) mengadakan operasi pada pagi hari di sebuah toko di pusat kota atau di sekitar perempatan traffic light Kompleks Kantor Polres Banjarnegara.

“Kami menyita  1.417 botol miras dari 14 merek terkenal dan miras tradisional dari toko tersebut,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Banjarnegara, Esti Widodo saat dikonfirmasi Sabtu (13/6/2020).

Dalam operasi itu, anggota Satpol PP Kabupaten Banjarnegara menggeledah seluruh ruangan di toko tersebut.

Dari hasil penggeledahan, anggota menemukan ruangan mirip bunker yang digunakan untuk menyimpan berbagai minuman keras yang dilarang beredar.

Miras hasil sitaan di sebuah toko makanan di bawa ke kantor Satpol PP Banjarnegara.(foto/doc)

Di lokasi tersebut, petugas juga menemukan banyak miras yang tersimpan rapi di dalam bungker. Ribuan botol miras berbagai merek itu pun diangkut petugas.

“Semua hasil miras sitaan beserta identitas pemilik toko sudah kami amankan di kantor Satpol PP,” lanjut Esti.

Terpisah Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono memberikan apresiasi terhadap kinerja aparatnya dalam menegakan perda.

Ia memang meminta jajarannya untuk  gencar merazia sejumlah tempat hiburan malam dan warung yang dicurigai menyimpan minuman keras.

Dia mengatakan, Pemkab Banjarnegara terus menggiatkan operasi miras di toko dan warung yang menjualnya, serta di tempat hiburan malam

Budhi menambahkan, siapapun yang menjual minuman beralkohol di Banjarnegara tanpa izin  akan berhadapan dengan hukum. Dendanya minimal Rp 25 juta, dengan ancaman hukuman 3 bulan.

Petugas dari Satpol PP menyita miras dari ruang penyimpanan di bawah lantai.(foto/doc).

 

Peraturan tersebut mengacu pada Perda Kabupaten Banjarnegara Nomor 4 Tahun 2019 tentang Perubahan kedua atas Perda Kabupaten Banjarnegara Nomor 8 Tahun 2002.

Yang berisi tentang pengawasan dan pengendalian khamar atau minumal beralkohol di Kabupaten Banjarnegara.

“Kami mendukung Satpol PP dalam penegakan perda, terutama perda tentang miras,  miras ini sangat merusak moral dan mental masyarakat,” katanya.<ahr>