Sekawanan Harimau Muncul Diperkebunan Warga, Petani dan Warga Resah

Foto :Ilustrasi harimau

REPORTASE.TV,BANJARNEGARA – Beberapa petani dan warga Hutan  Penawaran, Kecamatan Punggelan Banjarnegara, Jawa Tengah digegerkan dengan penampakan sekawanan harimau yang sedang berkeliaran hingga ke areal persawahan warga dalam beberapa hari terakhir.

Harimau yang ditemui berjumlah empat ekor harimau terdiri dari 1 indukan bersama tiga anaknya ini, membuat resah para petani.

Menurut keterangan warga, harimau tersebut  sering muncul pada siang hari. Karena itu, para petani meminta pihak terkait untuk segera mengambil tindakan agar tidak membahayakan warga.

“Informasi dari warga, harimau itu sering muncul di hutan Jlegong dan Penawaran yang berbatasan dengan Desa Tribuana, Kecepit, dan Sawangan Kecamatan Punggelan,” kata koordinator relawan RAPI Banjarnegara, Tejo Sumarno.

Menurutnya, saat ini beberapa relawan RAPI masih berjaga dan membantu komunikasi dengan warga saat harimau ngiring anak ini muncul.

Harimau ini sering muncul dari arah hutan menuju perkebunan warga, sehingga membuat sejumlah petani khawatir.

“Kami berharap tim dari BKDSA bisa turun dan ikut mengamankan harimau tersebut, sehingga tidak membahayakan bagi warga. Apalagi kemunculan hewan buas ini sudah banyak warga yang melihatnya,” katanya.

Sementara Kapolsek Punggelan AKP Harun Nurosid mengatakan jika telah mendapat laporan dari warga tentang adanya sekawanan harimau yang berada di perkebunan warga.

“Benar kami telah mendapatlkan laporan dari warga bahwa di Desa Sawangan muncul sekawanan harimau diperkebunan milik warga, kami telah menerjukan anggota untuk mengecek kebenaran laporan tersebut dan mencari sumber informasi untuk kebenaran ceritanya,” ujarnya kepada media Sabtu (21/5/2022).

Pihaknya juga akan melakukan langkah jika berita tersebut benar adanya dan akan berkoordinasi dengan pihak serulingmas untuk memasang perangkap hewan.

“Jika benar berita itu, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak serulingmas dan warga sekitar lokasi ditemukannya harimau tersebut untuk melakukan penangkapan, karena harimau merupakan satwa yang dilindungi pemerintah,” katanya. (anhar)