Sufmi Dasco Akui Gedung DPR/MPR Rentan Penyebaran Covid-19

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (foto: Instagram)

Reportase.tv, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membenarkan, ada 10 orang di lingkungan komplek parlemen Senayan menunjukan hasil reaktif seusai menjalani rapid test. Saat ini mereka dijadwalkan untuk menjalani swab test, guna mengetahui kepastian positif atau negatif dari Covid-19

“Ada 10 yang reaktif itu masih akan kita swab lagi,” kata Dasco di komplek parlemen Senayan, Selasa (30/6).

Diakui Dasco, komplek DPR/MPR Senayan memang lokasi yang rentan persebaran Covid-19. Pasalnya, orang yang datang berasal dari seluruh pelosok negeri.

Oleh karena itu, pihaknya dahulu pernah merencanakan untuk melakukan rapid test massal. Hal ini kemudian menuai polemik di masyarakat.

“Ada penolakan (rencana rapid test massal di DPR) dari masyarakat luas. Ini di DPR ini ya memang rentan penularan,” katanya.

Politisi Gerindra ini menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan tim pelayanan kesehatan. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tempat kerja wakil rakyat tersebut.

“Kita sudah ada persiapan sebetulnya untuk antisipasi. Termasuk untuk kemarin sudah diadakan ventilator untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Rapat antara Komisi VII dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati berlangsung pada Senin (29/6). Saat rapat berjalan tiba-tiba ada pengumuman dari pimpinan rapat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin meminta instruksi karena ingin memberikan sebuah pengumuman. Ia meminta agar peserta rapat mematuhi protokol kesehatan.

“Bapak ibu sekalian pengumuman penting patuhi protokol kesehatan,” ujar Alex saat rapat di komplek parlemen Senayan.

Politisi Golkar ini mengatakan, bahwa ada kabar penting yang harus disampaikannya. Menurutnya, ia baru saja mendapat kabar jika beberapa orang di gedung DPR/MPR positif Corona.

“Didapat kabar lima menit yang lalu di lantai atas. Saya nggak sebut lantai berapa, 10 orang ditemukan positif (corona),” katanya.