Tabrakan Maut Tewaskan 8 Orang di Indramayu, PT Kai Akan Tutup Lintasan Kereta Tak Berpalang

(Foto : Ilustrasi)

Reportase.tv Indramayu– Pasca kecelakaan maut yang melibatkan kereta api dan mobil diperlintasan kereta api tak berpalang di Desa Jaya Mulya, Indramayu,Jawa Barat yang mengakibatkan 8 penumpang mobil meninggal dunia , Satlantas Polres Indramayu masih melakukan penyellidikan.

Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki di Indramayu, mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan terkait kecelakaan tersebut.

Yoris menambahkan, seluruh korban sudah dievakuasi dan sudah dijemput pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara di tempat terpisah Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon Kuswardojo mengatakan kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan sebidang.

“Betul ada kejadian kecelakaan lalulintas di perlintasan sebidang satu mobil tertemper (tertabrak) KA,” ujarnya seperti dilansir detik.

Kecelakaan mobil dengan kereta api yang menewaskan 8 orang di Indramayu terjadi di perlintasan kereta tak berpalang dan tak ada penjagaan petugas.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meminta agar pemerintah setempat dan pihak terkait segera melakukan penutupan.

“Kami juga berharap agar pemerintah pusat atau pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya untuk turut serta menjalankan amanat UU 23 tahun 2007 dengan melakukan penutupan pada sejumlah perlintasan tidak dijaga,” ucap Humas Daop 3 Cirebon, Kuswardoyo Bhiworo.

Kuswardoyo juga mengimbau agar kecelakaan maut ini jadi pelajaran bagi pengendara, khususnya yang melintas di perlintasan kereta yang tidak resmi. Pastikan melintas saat kondisi sudah benar-benar aman. Kewaspadaan harus ditingkatkan.

“Kami berharap agar masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang untuk berhenti sejenak, pastikan kanan kiri aman baru melintas. Seluruh pengguna jalan harus memprioritaskan dan mendahulukan perjalanan KA,” ujarnya.

Sementara itu, VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edy Kuswoyo menyampaikan ada 217 perlintasan di wilayah Daop 3 Cirebon. Ada 192 perlintasan sebidang. Sementara itu, ada 25 perlintasan tidak sebidang, yaitu 8 flyover dan 17 underpass.

“Perlintasan sebidang resmi ada 81, perlintasan tidak resmi ada 111,” ucap Edy.

Peristiwa ini terjadi di Km 143+1 antara Stasiun Haurgelis hingga Cilegeh pada Sabtu (29/6) pukul 15.15 WIB. Mobil Daihatsu Terios nopol E 1826 RA terlibat kecelakaan dengan KA 144 Jayabaya relasi Stasiun Pasar Senen-Malang saat melintas di perlintasan kereta. Perlintasan ini diketahui tidak resmi dan tidak memiliki palang pintu. (Jerry)