Timsus Coba Curangi Panwas Kelurahan

DEPOK, REPORTASE.TV – Pasca dibubarkannya kegiatan pengobatan atau pengecekan kesehatan gratis, oleh Pengawas Kelurahan, yang terjadi pada rabu (28/11) di area Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok, lantaran tidak memiliki surat pemberitahuan kegiatan. kini masyarakat menanyakan kenetralan Panwaslu Kecamatan Beji (Panwascam).

Keingintahuan masyarakat pasca kejadian tersebut, lantarana masyarakat sempat melihat kegiatan yang berlangsung di area pasae “saya melihat kegiatan itu, saya sempat sambangi dan ikut melakukan cek kesehatan, lalu saat saya tanya ini ada dokternya atau tidak, dijawab sama panitia tidak ada, sempat saya tanya surat izin tapi jawab petugas sedang dibawa, sehingga saya menilai kegiatan itu seperti main-main dan dapat berdampak berbahaya, apalagi jika alat sampai terkena bakteri, kan disitu ada tes darah”, ujar Dr yang ingin mengetahui kegiatan tersebut. “Saya menambahkan caleg tidak mencari suara dengan kegiatan seperti itu”.
Diharapkan tindakan tegas Panitia Pengawas Kelurahan Desa (PPKD) dalam menjalankan tugas di lapangan, dapat membuat jera ataupun membuat contoh bagi peserta pemilu yang akan melakukan kegiatan untuk tidak mengulanginya kembali.
“Kegiatan kami hentikan, karena tidak dilengkapi surat pemberitahuan sebelumnya. Dihentikan sekitar pukul (08:00) namun panitia menolak dengan alasan memiliki surat pemberitahuan yang sedang diambil lantaran tertinggal. Namun setelah pukul (10:00) baru panitia memperlihatkan surat pemberitahuan, kegiatan tersebut tetap kita hentikan dan tenda untuk segera dibongkar, setelah kami konfirmasi surat tersebut baru diajukan pemberitahuan pada pukul (09:28)”, ujar herman, pengawas kelurahan.
Kenakalan seperti itu diharap tidak terjadi, karena panitia pengawas kelurahan desa, (PPKD) akan melakukan pemantauan kegiatan, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ditahun politik seperti ini.(Tem)