Tips Menjadi Youtuber di Era New Normal

Reportase.tv Surabaya – Menekuni profesi sebagai youtuber di era normal baru seperti saat ini memang sangat menjanjikan. Penghasilan yang cukup menggiurkan dan popularitas yang akan didapatkan menjadi daya tarik tersendiri bagi seseorang untuk menekuni profesi ini.

Tetapi tidak semua orang mengerti dan paham bagaimana cara membuat channel atau kanal YouTube yang bisa diterima pasar hingga mendapatkan subscriber dengan jumlah yang cukup banyak.

YouTuber asal Surabaya, Muchammad Mahin mencoba berbagi tips bagaiman membuat kanal YouTube dengan konten yang berkualitas. Dalam acara Online Solution Seminar (OSS Indonesia) yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim bersama Aptiknas, Arebi, kabarbisnis.com dan Kadin Institute, ia mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan membuat sebuah kanal YouTube.

“Hal yang harus disiapkan adalah menentukan konten atau ide serta target pasar. Tentang informasi apa, kepada siapa dan seberapa besar ilmu kita di bidang tersebut. Itu yang harus terlebih dahulu kita identifikasi” kata Muchammad Mahin, Surabaya, Senin (29/6/2020).

Dijelaskan Mahin, untuk menentukan konten apa yang akan ditampilkan dalam kanal YouTube yang dibuat, terlebih dahulu seorang youtuber harus melakukan identifikasi hal yang ia sukai dan ia ketahui.

Untuk melakukan identifikasi, yuobuter harus menulis 30 hal yang disukai dan yang membuat ia tertarik. Misalkan tentang tumbuhan, tentang makanan, tentang science atau keilmuan, tentang teknologi dan lain sebagainya. Dari 30 hal yang disukai tersebut diambil 10 yang lebih spesifik. Dan dari 10, ditarik menjadi tiga hal yang akan dibuat sebagai acuan dalam membuat konten YouTube di kanal ya.

“Kalau saya kan suka berfikir, senang dengan informasi baru, seneng dengan desain dan senang dengan edukasi atau pendidikan. Maka kanal youtube saya isi dengan tiga hal tersebut yang menjadi ciri khas dari kanal YouTube saya,” terangnya panjang lebar.

Sementara untuk menentukan target pasar, youtuber juga dituntut untuk lebih jeli. Apakah target pasar kanal YouTube yang ia buat apakah anak-anak, millenial, pebisnis atau keluarga atau bahkan semuanya.

Kalau ingin cepat mendapatkan subscriber yang banyak, ujarnya, bisanya seorang youtuber memilih pasar seluruh usia dengan mengikuti tren yang sedang booming. “Tetapi kalau mau gambling, kita harus tentukan target pasar secara spesifik. Pasti followernya adalah follower yang setia tetapi pertambangannya lambat,” kata pemilik channel youtube kuriositas tersebut.

Dan yang tidak boleh dilupakan juga adalah dalam menentukan judul dan diskripsi yang menarik serta membuat thumbnail dan tag yang benar yang menginformasikan apa yang ada dalam isi atau konten video tersebut. (Sfy)