TNI dan Polri Berhasil Bebaskan Ratusan Sandera di Papua

PAPUA, REPORTASE.TV – Tim gabungan dari Polri dan TNI berhasil membebaskan 300 lebih warga Tembagapura, Papua yang selama sepekan disandera oleh kelompok kriminal bersenjata pada Jumat pagi (17/11/2017).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar dan Pangdam 17 Cendrawasih,  Mayjen TNI George Elnadus Supit ini harus menembus hutan dan berjalan kaki sejauh lima kilometer untuk menuju lokasi penyanderaan di daerah Kimberly dan Buntil.

Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, prajurit TNI yang terlibat dalam operasi pembebasan sandera ini antara lain dari unsur Kopassus, pasukan Raider 751 30 dan Kostrad. Mereka tergabung dalam Tim Satgas Terpadu TNI-Polri.

Tak kurang dari tiga ratus warga Tembagapura telah disandera lebih dari sepekan  oleh kelompok separatis Papua. Mereka disekap, bahkan ribuan warga lainnya tidak diperbolehkan meninggalkan kampungnya sendiri. Penyanderaan ini dilakukan sebagai upaya pemberontakan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tak ada perlawanan berarti dari kelompok separatis ketika operasi pembebasan dilakukan. Mereka hanya berani menembaki pasukan pembebasan dari atas bukit.

Warga yang sempat disandera oleh  kelompok tersebut  akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi penyanderaan dan keseluruhannya  dalam kondisi sehat.(

“Semua korban selamat, dan bisa kembali ke kampungnya,” ujar Boy.

Mayjen TNI George Elnadus Supit menambahkan, warga sangat gembira dan tidak ada korban jiwa dalam operasi ini. TNI dan Polri bertekad menumpas anggota separatis di Papua. Pasukan TNI dan Polri akan dikerahkan untuk memburu kelompok-kelompok separatis yang masih bersembunyi di gunung-gunung.(Red)

—Dari Papua, REPORTASE.TV, Transformasi Jendela Informasi Tercepat.