“Tol Kahyangan”, Jadi Akses Wisata Baru Menuju Dieng dari Pantura

Akses Jalan dari Kabupaten Batang menuju Dieng kini menjadi salah satu tujuan wisata setelahviral beberapa waktu lalu. Aksesnya yang berada di atas pegunungan menjadikan jalan ini kerap disebut Tol Kahyangan.(foto/doc).

Reportase.tv,Banjarnegara – Wisatawan yang akan berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng kini bisa semakin mudah, terutama wisatawan dari wilayah Jalur Pantai Utara (pantura) setelah  dibukanya akses jalan dari Kecamatan Bawang Kabupaten Batang menuju Dieng Kabupaten Banjarnegara.

Jalan yang kondang dengan julukan “Tol Kahyangan” ini bahkan viral sejak beberapa bulan yang lalu.

Tol Kahyangan tersebut menghubungkan Batang dengan Dieng, tepatnya di Desa Bitingan Kecamatan Batur, yang mempunyai sumber air panas alami dan juga Curug Sirawe. Sumber air panas tersebut sudah dikelola oleh desa setempat.

Saat melakukan kunjungan ke jalur perbatasan Dieng – Batang Minggu (28/6/2020) lalu, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, mengamati langsung kondisi Jalan rabat beton baru yang menghubungkan Kecamatan Bawang Kabupaten Batang dengan Dieng Banjarnegera.

“Jalannya sudah bagus dan layak sebagai akses jalan penghubung. Apalagi jalur ini juga  sebelah kanan kirinya  dipenuhi pemandangan menawan. Seperti berjalan diatas awan karena letaknya memang di dataran yang tinggi,”kata Budhi kepada Reportase.tv Rabu (1/7/2020).

Meski memiliki pemandangan yang menarik, namun dibutuhkan kemampuan ekstra bagi pegendara dan tentunya dibutuhkan kendaraan yang prima pula, karena lokasinya dijalur yang ekstrim.

Data dari DPU Kabupaten Batang, peningkatan Jalan Deles Sigemplong menelan biaya Rp 6.320.333.000. Sedang untuk paket pekerjaan Rabat Beton Jalan Dukuh Sigemplong Rejosari nilai kontrak Rp 2.393.287.000,-

Jalan rabat beton di dataran tinggi itu melewati wilayah Rejosari, Sigemplong, Pranten dan Bintoro Mulyo yang ada di Kabupaten Batang. Perbatasannya di Bitingan Kabupaten Banjarnegara.

“Ini menjadi alternative baru bagi wisatawan, karena selama ini masyarakat hanya tahu akses ke Dieng hanya jalan itu-itu saja,” lanjutnya.

Budhi Sarwono mengaku siap untuk memperbaiki kualitas jalan di perbatasan Dieng-Batang demi untuk menyambut keinginan Kabupaten Batang untuk membangun akses jalan menuju Dieng.

“Pastinya Banjarnegara siap menyambut, ini untuk kemajuan bersama. Bahkan ke depan sudah kita wacanakan untuk pembangunan rest area di jalur ini. Ini jalur wisata sekaligus jalur ekonomi,” lanjutnya.

Sedangkan akses menuju Dieng dari wilayah selatan juga sudah jauh lebih bagus. Jalu ke Dieng bisa ditempuh dari Karangkobar – Pejawaran – Batur, Karangkobar-Wanayasa-Batur atau bisa juga melewati jalur Singamerta -Pagentan-Batur.

Budhi berharap, setelah tatanan normal baru berlaku, ekonomi bisa bangkit lagi. Terutama Industri wisata yang ,menjadi sektor yang paling terpukul akibat  pandemi Covid-19 ini.

“Kita akan segera membuka tempat wisata jika pemerintah sudah menerapkan new normal,” katanya.<ahr>