Vidio Mesum Pasangan ASN Beredar di Medsos

Reportase.tv Simalungun– Dua aparatur sipil negara (ASN) di Simalungun diamankan pihak kepolisian lantaran aksi tindakan asusila mereka beredar di media sosial (medsos).

Dari informasi yang diperoleh bahwa keduanya yang bukan suami istri itu adalah BH (44) dan LS (41). Dimana, BH diketahui bekerja di Kantor Camat Gunung Maligas. Sementara LS bekerja sebagai Sekretaris Nagori (Desa) Pematang Gajing, Simalungun. Keduanya juga diketahui melakukan perbuatan yang tidak terpuji sudah lama.

Dari video yang berdurasi 3 menit itu diambil LS saat mereka berhubungan badan di rumahnya. Rekaman itu kemudian tersebar di dunia maya.

“Yang merekam itu si perempuan atas permintaan si laki-laki. Yang berhubungan mereka berdua. Kemudian video itu dikirimkan kepada si laki-laki,” kata Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Senin (15/7).

Liberty menjelaskan bahwa penyelidikan ini dimulai pada 12 Juli 2019 dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk istri BH dan suami LS. Dimana, kasus ini menjadi heboh setelah video mesum kedua ASN itu menyebar di media sosial.

“Kedua tersangka diamankan dari tempat kerja mereka. BH dari kantor Camat Gunung Maligas, Jalan Huta II Nagori Bangun, dan LS dari kantor kepala desa di Huta I Pamatang Gajing, Simalungun, Sumatera Utara,” jelasnya.

Dalam kasus ini, selain mengamankan dua pelakunya, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 3 unit smartphone milik BH dan LS, flashdisk, baju, kasur, spreai, dan bantal.

Atas perbuatannya, LS dan BH dijerat dengan Pasal 34 dan Pasal 35 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Mereka diduga sengaja mengekspose video yang mengandung unsur pornografi.

“Untuk tersangka BH ancamannya 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 6 miliar, sedangkan LS ancamannya 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Sementara saat ini petugas masih mencari pelaku penyebar video tersebut,” pungkas Liberty. (Re)