Walikota Probolinggo Undang DPRD Kota Probolinggo, Untuk Refocusing Dana Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Probolinggo

Recofusing Anggaran Dana Perjalanan Dinas DPRD Kota Probolinggo, Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, mengundang Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo
Recofusing Anggaran Dana Perjalanan Dinas DPRD Kota Probolinggo, Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, mengundang Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo

Reportase.tv Kota Probolinggo – Besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan dan dampak COVID-19, Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, mengundang Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo pada Senin (12/07) siang, untuk recofusing Anggaran Dana Perjalanan Dinas DPRD Kota Probolinggo, digunakan penanganan COVID-19 Kota Probolinggo.

Rapat Koordinasi yang dilakukan Pemkot Probolinggo di ruang Puri Manggala Bhakti Pemkot Probolinggo, mengundang Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, untuk refocusing anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Probolinggo.

Namun, undangan rakor tersebut hanya dihadiri Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, didampingi Sekwan DPRD Kota Probolinggo Teguh Bagus Sujarwo.

Tidak hanya DPRD Kota Probolinggo, semua aktivitas pemerintahan Kota Probolinggo, sudah dilakukan refocusing untuk dana semua penanganan dan dampak COVID-19 Kota Probolinggo.

Dalam rakor tersebut, Wali Koota Probolinggo menyampaikan, semenjak Presiden R.I Joko Widodo, memutuskan untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di seluruh Wilayah Pulau Jawa – Bali beberapa waktu lalu, saat ini waktunya kita refocusing anggaran dana perjalanan dinas DPRD Kota Probolinggo.

“Refocusing ini harus dilakukan, tidak hanya DPRD Kota Probolinggo, semua kegiatan aktivitas Pemkot Probolinggo kita refocusing. Hal ini dilakukan untuk kepentingan kemaslahatan umat atau warga yang terdampak COVID-19. Karena itu anggaran sangat dibutuhkan oleh tim Satgas COVID-19, solusi terbaik yang harus dilakukan adalah refocusing,” kata Habib Hadi, panggilan akrabnya.

Refocusing anggaran perjalanan dinas DPRD dimulai Bulan Juni, Juli, Agustus, September dan Oktober. Totalnya Rp 5,6 miliar. DPRD tidak mempermasalahkan soal refocusing tersebut. Namun DPRD belum bisa memastikan nominal yang akan disetujui untuk refocusing.

Usai mengikuti rapat, Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, menyampaikan, DPRD Kota Probolinggo menyetujui dana anggaran DPRD Kota Probolinggo di-refocusing. Hanya saja dia (Abdul Mujib.red) belum dapat menyetujui berapa nominal yang harus di refocusing. Dikarenakan, Ketua DPRD Kota Probolinggo harus merapatkan untuk pembahasan refocusing tersebut, bersama anggota dewan yang lain.

“Pada intinya anggota DPRD Kota Probolinggo setuju anggaran dana perjalanan dinas di-refocusing, namun tidak bisa menentukan nominal. Kita rapatkan bersama, karena ada agenda, kegiatan atau program yang tidak bisa ditinggalkan. Jadi nunggu hasil rapat, tidak bisa hari ini keputusan. Terkait wakil yang tidak hadir karena beberapa alasan yang tidak bisa datang,” jelas Abdul Mujib.

Dalam hal tersebut, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin berharap, DPRD Kota Probolinggo sesegera mungkin untuk merapatkan bersama anggota dewan yang lain, dalam membahas refocusing anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Probolinggo. (Phan)