Wapres Sebut Ada Lima Golongan Prioritas Penerima Vaksin Covid-19, Ini Daftarnya

Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma'ruf Amin (foto: Instagram)

Reportase.tv, Jakarta – Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mengatakan, pemerintah masih mencari jalan terbaik untuk menemukan vaksin Covid-19. Menurutnya, saat ini uji coba klinis vaksin Covid-19 telah memasuki tahap akhir.

“Beberapa kandidat vaksin telah memasuki tahap uji klinis terakhir, termasuk yang saat ini dilakukan di Indonesia,” ujar Ma’ruf Amin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10).

Bila vaksin telah ditemukan, sambung Ma’ruf, pemerintah akan menentukan sejumlah golongan untuk diprioritaskan mendapat vaksin terlebih dahulu.

“Sehingga pada waktunya nanti ketika vaksin dinyatakan memenuhi syarat, masyarakat dapat segera mendapatkan vaksin tersebut,” jelasnya.

Selama vaksin Covid-19 belum ditemukan, Ma’ruf tetap mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat. Karena untuk sekarang, disiplin menerapkan protokol kesehatan menjadi satu-satunya cara yang efektif menghentikan penyebaran virus corona.

“Cara yang paling efektif untuk menekan penyebaran COVID-19 adalah menegakkan protokol pencegahan COVID-19 yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.

Adapun dalam proses vaksinasi nanti, pemerintah akan memprioritaskan kepada lima kelompok sasaran penerima vaksin tersebut, antara lain:

1. Garda terdepan (Medis dan Paramedis contact tracing, pelayanan publik termasuk TNI/Polri, aparat hukum) sebanyak 3,4 juta orang.

2. Masyarakat (tokoh agama/masyarakat), perangkat daerah (Kecamatan, Desa, RT/RW), sebagian pelaku ekonomi sebanyak 5,6 juta orang.

3. Seluruh tenaga pendidik (PAUD/TK, SD, SMP, SMA dan Sederajat Perguruan Tinggi) sebanyak 4,3 juta orang.

4. Aparatur Pemerintah (Pusat, Daerah dan Legislatif) sebanyak 2,3 juta orang.

5. Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 86 juta orang.