Warga Desa Windunegara Protes Pendirian Pabrik Pengolahan Limbah B3

Reportase.tv, Banyumas – Rencana pendirian pabrik pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ditolak warga Desa Windunegara, Kecamatan Wangon. Warga khawatir pendirian pabrik B3 akan berdampak buruk bagi masyarakat.

Apabila pabrik pengolahan limbah B3 atau limbah rumah sakit akan dikelola di desa kami akan memasuki fase kiamat kecil, pasalnya jarak beberapa meter sudah area padat dengan aktifitas penduduk dan sangat dekat dengan pemukiman.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Windunegara Bersatu (FKMWB) Nunung mengaku heran, mengapa pengolahan sampah rumah sakit B3 akan ada di desanya, yang notabene padat penduduk.

“Coba bayangkan anak cucu kami akan mewarisi asap hitam dari pembakaran limbah tersebut. akan terjadi pencemaran udara, kami tidak tahu harus mengadu kemana. Perangkat desa yang seharusnya menjadi tempat mengadu dan mengayomi masyarakat sudah tidak berdaya menghadapi para investor yang begitu gencar menekan, untuk pembangunan pabrik pengolahan limbah B3 tesebut,” ujar Nunung kepada Reportase.tv.

Nunung mengakui, banyak warganya yang tidak mengenyam pendidikan tinggi, sehingga tidak punya keberanian untuk menolak rencana tersebut. Hanya melalui petisi, Nunung berharap banyak yang tergerak untuk membantu menggagalkan terbentuknya pabrik pengolahan sampah rumah sakit B3.

“Walaupun mereka mengatakan sudah sesuai standar, pastilah pencemaran udara tidak bisa terelakan. Kalau di desa kami dianggap aman, lalu kenapa di desa desa lain ditolak habis habisan? Saya tidak bisa membayangkan apa yg akan terjadi 10 atau 20 tahun mendatang terhadap anak cucu kami,” katanya. (kus)