Wow ! Siswa SD Tangsel Maju Olimpiade IPA Tingkat Nasional

Adi Jahudi Kepala SDN Pondok Benda 01 Pamulang (kiri) Radhysti Fadilla Mizwar (tengah) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Drs. Taryono, MSi (kanan), Foto : is

Reportase.tv, Tangsel – Seorang siswi kelas V SDN Pondok Benda 01 Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juara dalam Lomba Olimpiode IPA tingkat Sekolah Dasar.

Radhysti Fadilla Mizwar, gadis berusia 10 tahun ini terpilih melaju ke Olimpiode IPA Nasional setelah Juara IPA Tingkat SD mewakili Kota Tangerang Selatan yang akan digelar di Jogjakarta pada tanggal 26 Januari 2020 mendatang.

“Konsepnya budaya Gerakan Sekolah Bersih Menyenangkan (GSBM), jadi setiap kelas ada pojok baca yang memotifasi anak giat belajar sehingga bisa melahirkan anak-anak yang berprestasi. Insyaa Allah pada lomba tingkat nasional nanti akan dihadiri Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY juga,” kata Adi Jahudi Kepala SDN Pondok Benda 01 Pamulang melalui pesan singkat yang diterima redaksi reportase.tv, Rabu (08/01/20).

Para Guru Foto bersama di salah satu lokasi belajar para siswa SDN Pondok Benda 01 Pamulang.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Taryono, GSBM ini merupakan program Dindikbud Tangsel untuk membangun prestasi para siswa lebih rajin belajar ditempat yang nyaman dan aman menjadikan sekolah merupakan rumah kedua untuk menimba ilmu.  

“Ini merupakan salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Tangerang Selatan yang berprestasi, baik akademis maupun non akademis. Kaitannya dengan akademis alhamdulillah salah satu siswi berprestasi dalam Olimpiade Sains bidang IPA, dan Insyaa Allah pada tanggal 26 Januari 2020 akan maju di tingkat nasional bertempat di Jogjakarta,” terang Taryono.

Prestasi bagi para siswa yang didukung oleh sarana dan prasaran sekolah menjadi salah satu program Dindikbud Tangsel dan salah satunya SDN Pondok Benda 01 Pamulang.

“Dibidang non akademis, bagaimana sekolah, membangun sekolah, yang nyaman dan aman bagi para siswa, sekolah menjadi rumah kedua bagi para siswa, sekolah mampu membangun karakter siswa. Inilah yang disebut GSBM,” lanjut Taryono. (Mst)